Pengampunan Pajak – I


Apa yang ditulis disini disadur dari pajak.go.id/amnestipajak dengan beberapa penyederhanaan, singkatan dan edit untuk lebih mudah mengingat.

  1. Tas Amnesty (TA) adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, sanksi administrasi perpajakan, sanksi pidana di bidang perpajakan untuk kewajiban perpajakan sebelum 31 Desember 2015 dengan cara mengungkapkan harga dan membayar uang tebusan. (catatan: hanya 3 jenis pajak, PPh, PPN, PPn BM, jadi PBB, BPHTB dan pajak lainnya tidak masuk TA)
  2.  Yang dapat memanfaatkan TA:
    1. WP orang pribadi
    2. WP Badan
    3. WP yang bergerak di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
    4. Orang Pribaid atau Badan yang belum menjadi WP
  1. Yang menandatangani surat pernyataan:
    1. WP Orang Pribadi
    2. Pemimpin tertinggi berdasarkan akta pendirian badan atau dokumen lain yang dipersamakan bagi WP badan; atau
    3. Penerima kuasa, dalam hal pemimpin tertinggi sebagaimana dimaksud pada huruf b berhalangan
  2. Persyaratan memafaatkan TA:
    1. mmiliki NPWP
    2. membayar uang tebusan
    3. melunasi seluruh tunggakan pajak
    4. melunasi pajak yang tidak atau kurang bayar atau melunasi pajak yang seharusnya tidak dikembalikan bagi WP yang sedang dilakukan pemeriksaan buper dan/atau penyidikan
    5. Menyampaikan SPT PPh terakhir bagi WP yang telah memiliki kewajiban menyampaikan SPT  PPh dan
    6. mencabut permohonan;
      1. pengembalian kelebihan pembayaran pajak
      2. pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi dalam SKP dan/atau STP  yan g didalamnya terdapat pokok pajak yang terutang
      3. pengurangan atau pembatalan ketetapan pajak yang tidak benar
      4. keberatan
      5. pembetulan atas SKP dan SK
      6. banding
      7. gugatan dan/atau
      8. peninjauan kembali, dalam hal WP sedang mengajuikan permohonan dan belum diterbitkan SK atau putusan
  3. TA berlaku sejak disahkan sampai dengan 31 Maret 2017
  4. Cara mengajukan TA:
    1. WP datang ke KPP terdaftar atau tempat lain yang ditentukan Menkeu untuk meminta penjelasan mengenai pengisian dan pemenuhan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dalam surat penyataan yaitu:
      1. bukti pembayaran uang tebusan
      2. bukti pelunasan tunggakan pajak bagi WP yang memiliki tunggakan pajak
      3. daftar rincian harta beserta informasi kepemilikan harta yang dilaporkan
      4. daftar utang serta dokumen pendukung
      5. bukti pelunasan pajak yang tidak atau kurang dibayar atau pajak yang seharusnya tidak dikembalikanbagi WP yang sedang dilkukan pemeriksaan buper atau penyidikan
      6. fotokopi SPT PPh terakhir
      7. surat pernyataan mencabut segala permohonan yang telah diajukan ke DJP
      8. surat penyataan mengalihkan dan menginvestasikan harta ke dalam wilayah NKRI paling singkat selama 3 tahun terhitung sejak dialihkan dalam hal WP akan melaksanakan repatriasi
      9. melampirkan surat pernyataan tidak mengalihkan harta ke luar wilayan NKRI paling singkat selama 3 tahun terhitung sejak diterbitkannya SK dalam hal WP melaksanakan deklarasi.
      10. surat pernyataan mengenai besasran peredaran usaha bagi WP yang bergerak di bidang UMKM.
    2. WP melengkapi dokumen-dokumen  yang akan digunakan untuk untuk mengajukan TA melalui surat pernyataan,
    3. Dalam jangka waktu 10 hari sejak tanggal diterima surat pernyataan beserta lampirannya< Menteri atau pejabat yang ditunjuk mengirim Surat Keterangan Pengampunan Pajak
  5. Uang tebusan = tariff x dasar pengenaan
    1. Repatriasi atau deklarasi dalam negeri
      1. Periode I: 1 Juli 2016 s.d. 30 September 2016 : 2%
      2. Periode II: 1 Oktober 2016 s.d. 31 Desember 2016 : 3%
      3. Periode III: 1 Januari 2017 s.d. 31 Maret 2014 : 5%
    2. Deklarasi luar negeri
      1. Periode I: 1 Juli 2016 s.d. 30 September 2016 : 4%
      2. Periode II: 1 Oktober 2016 s.d. 31 Desember 2016 : 6%
      3. Periode III: 1 Januari 2017 s.d. 31 Maret 2014 : 10%
    3. Deklarasi UMKM
      1. s.d. 10 milyar : 0,5%
      2. lebih dari 10 M: 2%
  6. Fasilitas yang akan didapat bagi yang mengikuti TA:
    1. penghapusan pajak terutang (PPh, PPN, PPn BM), sanksi administrasi, dan sanksi pidana yang belum diterbitkan ketetapan pajaknya
    2. penghapusan sanksi administrasi atas ketetapan pajak yang telah diterbitkan
    3. tidak dilakukan pemeriksaan pajak, buper, penyidikan tindak pindan di bidang perpajakan.
    4. penghentian pemeriksaan pajak, buper, penyidikan bidang perpajakan dalam hal sedang dilakukan pemeriksaan pajak, buper, penyidikan bidang perpajakan
    5. penghapusan PPh final atas pengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan serta saham
  7. Konsekuensi:
    1. harta yang direpatriasi wajib diinvestasikan ke dalam neegri selama 3 tahun sejak dialihkan dalam bentuk;
      1. surat berharga negara RI
      2. Obligasi BUMN
      3. obligasi lembaga pembiayaan yang dimiliki pemerintah
      4. invetasi keuangan pada bnk persepsi
      5. obligasi perusahaan swasta yang perdagangannya diawasi oleh Otoritas  Jasa Keuangan
      6. investasi infrastrukutr melalui kerjasama pemerintah dengan badan usaha
      7. invetasi sektor riil berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh pemerintah dan/atau
      8. bentuk invetasi lainnya yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
    2. harta yang diungkapkan oleh WP tidak dapat dialihkan ke luar negeri selama 3 tahu sejak diterbitkan SK.
  8. WP yang tidak memenuhi kewajiban holding period maka atas harta bersih tambahan diperlakukan sebagai penghasilan pada tahun pajak 2016 dan dikenai pajak dan sanksi sesuai UU pajak
  9. WP yang telah mengikuti TA namun ditemukan adanya data mengenai harta bersih yang kurang diungkapkan maka atas harga dimaksud diperlakukan sebagai penghasilan pada saat ditemukan dan dikenakan pajak sesuai UU PPh dan sanksi administrasi berupa kenaikan 200% dari PPh yang tidak atau kurang dibayar
  10. WP yang tidak mengikuti TA namun ditemukan adanya data mengenai harta bersih yang tidak dilaporkan maka atas harga dimaksud diperlakukan sebagai penghasilan pada saat ditemukan dan dikenakan pajak dan sanksi administrasi sesuai UU PPh.
  11. Asal-usul dana/aset tidak akan dipermasalahkan dama TA. Data dan informasi yang bersumber dari TA tidak dapat dijadikan dasar penyelidikan, penyidikan dan/atau tuntutan pidana
  12. TA bisa jadi yang terakhir dan tidak terjadi lagi di kemdian hari
  13. Pengajuan TA menggunakan surat pernyataan harus disampaikan langsung ke KPP tempat WP terdaftar
  14. Selama Surat Pernyataan ditandatangani WP, maka pengajuan TA dapat diwakilkan oleh orang lain yang harus melampirkan surat kuasa atau surat penunjukan
  15. Surat Pernyataan Pengampunan Pajak tidak dapat ditolak. Dalam hal tidak lengkap, maka KPP mengembalikan Surat Pernyataan Pengampunan Pajak dan lampiran beserta check list kelengkapan secara langsung kepada WP. Namun begitu WP mendapat tanda terima kelengkapan WP tinggal menunggu SK Penganpunan Pajak diterbitkan.
  16. Pengajuan TA dapat dilakukan melalui penyampaian Surat Pernyataan hingga 3 kali dalam periode TA sebelum atau sesudah SK TA diterbiktan
  17. Bagi yang mengajukan TA, pengertian tunggakan pajak adalah pokok pajaknya. Ketetapan pajak yang yang hanya terdapat sanksi administrasi bukan merupakan syarat tunggakan pajak yang harus dilunasi.
  18. Kode Akun Pajak untuk TA : 411129, Kode Jenis Setoran :  512 diadministrasikan sebagai PPh Non Migas Lainnya
  19. Pembayaran uang tebusan harus menggunakan e-billing dan tidak dapat berupa pemindahbukuan.
  20. Data dan informasi yang dsampaikan WP dalam surat Pernyataan untuk TA tidak dapat diminta oleh siapapun atau diberikan kepada siapapun berdasarkan  UU lain kecuali atas persetujuan WP.
  21. Setelah repatriasi, WP menyampaikan laporan ke KPP terdaftar mengenai:
    • penempatan harta tambahan yang berada di dalam wilayan NKRI yang diungkapkan dalam Surat Pernyataan dan/atau;
    • realisasi pengalihan dan investasi harta tambahan kedalam wilayah NKRI yang diungkapkan dalam surat pernyataan
    • paling lambat tanggal 31 Maret (WP OP) atau 30 April (WP Badan) setelah tanggal penyampaian Surat Pernyataan

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: