Sederhananya, Transfer Pricing adalah. …….


Transfer Pricing jika dibahasakan
adalah harga transfer. Transfer Pricing lebih populer sehingga sering disingkat TP. Ada singkatan lagi, TP Doc. Kepanjangan dari Transfer Pricing
Documentation.  Lagi-lagi bahasa
Inggris. Kenapa tidak kita sebut saja dokumentasi harga transfer. Kenapa harus didokumentasikan?. Dokumentasi termasuk dalam pembukuan sebagaimana diatur dalam pasal 28 UU KUP.
TP mempunyai pengertian luas,tetapi kita hanya membahas TP dalam konteks perpajakan. Dalam PER-32/PJ/2011 pasal 1 angka 8 disebutkan bahwa TP adalah
penentuan harga dalam transaksi antara pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
Penting juga untuk menggarisbawahi pasal 2, bahwa PER-32/PJ/2011 berlaku untuk penentuan harga TP atas transaksi yang dilakukan WPDN atau BUT di Indonesia dengan WPLN di luar Indonesia. Dalam hal WP melakukan transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang merupakan WPDN atau BUT di Indonesia,  PER ini hanya berlaku untuk memanfaatkan PERBEDAAN TARIF PAJAK yang disebabkan antara lain PPh final atau tidak final pada sektor usaha tertentu,  pengenaan PPn BM atau transaksi yang dilakukan dengan WP Kontraktor Kerja Sama Migas.

Dua poin penting dalam TP adalah bagaimana cara menentukan harga dan apa yang dimaksud dengan hubungan istimewa. Cara menentukan harga ini menjadi sulit karena adanya perbedaan asumsi dan persepsi.

Sekarang kita membicarakan yang
ringan dulu, yaitu hubungan istimewa.
Pengertian hubungan istimewa dalam UU PPh pasal 18 ayat 4 dengan penjelasan:
Hubungan istimewa di antara Wajib Pajak dapat terjadi karena
ketergantungan atau keterikatan satu dengan yang lain yang disebabkan karena:
a. kepemilikan atau penyertaan modal;
b. adanya melalui manajemen atau penggunaan teknologi.
Selain karena hal-hal tersebut di atas, hubungan istimewa di antara Wajib Pajak orang pribadi dapat pula terjadi karena adanya hubungan darah atau karena perkawinan.

Inilah yang dimaksud dengan hubungan istimewa:

1. Wajib Pajak mempunyai penyertaan modal langsung atau tidak langsung paling rendah 25 % pada Wajib Pajak lain;
hubungan antara Wajib Pajak
dengan penyertaan paling rendah 25 % pada dua Wajib Pajak atau lebih; atau hubungan diantara dua Wajib Pajak atau lebih yang disebut terakhir.

Penjelasannya:
Hubungan istimewa dianggap
ada apabila terdapat hubungan
kepemilikan yang berupa penyertaan modal sebesar 25% (dua puluh lima persen) atau lebih secara langsung ataupun tidak langsung.
Misalnya, PT A mempunyai 50% (lima puluh persen) saham PT B. Pemilikan saham oleh PT A merupakan penyertaan langsung. Selanjutnya apabila PT B tersebut mempunyai 50% (lima puluh
persen) saham PT C, PT A sebagai
pemegang saham PT B secara tidak langsung mempunyai penyertaan pada PT C sebesar 25% (dua puluh limapersen).
Dalam hal demikian antara PT A, PT B, dan PT C dianggap terdapat hubungan istimewa.
Apabila PT A juga memiliki 25% (dua puluh lima persen) saham PT D, antara PT B, PT C, dan PT D dianggap terdapat hubungan istimewa.

2. Wajib Pajak menguasai Wajib Pajak lainnya atau dua atau lebih Wajib Pajak berada dibawah penguasaan yang sama baik langsung maupun tidak langsung;

Penjelasannya:
Hubungan istimewa di antara
Wajib Pajak dapat juga terjadi karena penguasaan melalui manajemen atau penggunaan teknologi, walaupun tidak
terdapat hubungan kepemilikan.
Hubungan istimewa dianggap ada
apabila satu atau lebih perusahaan berada di bawah penguasaan yang sama. Demikian juga hubungan diantara beberapa perusahaan yang berada dalam penguasaan yang sama tersebut.

c. Terdapat hubungan keluwarga baik sedarah maupun semenda dalam garis keturunan lurus dan/atau kesamping satu derajat.

Penjelasannya:
Yang dimaksud dengan “hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat” adalah ayah, ibu, dan anak, sedangkan “hubungan keluarga sedarah dalam garis
keturunan ke samping satu derajat” adalah saudara.
Yang dimaksud dengan “keluarga
semenda dalam garis keturunan lurus satu derajat” adalah mertua dan anak tiri, sedangkan “hubungan keluarga semenda dalam garis keturunan kesamping satu derajat” adalah ipar.

Pengertian hubungan istimewa yang terkesan sederhana ini namun bisa menjadi dispute. Cobalah tengok perusahaan yg terdaftat di BEI. Kita akan bingung mana anak perusahaan,  mana induk perusahaan.

Bersambung……..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: