e-tax invoice. Selangkah lagi


Bukan latah, tapi perkembangan IT meski ragu dan mengundang pertanyaan, tetap harus disambut dengan gembira. Aturan awal itu adalah PER-24/PJ/2012. Aturan ini mengatur tentang faktur pajak.  Yang tidak biasa adalah penomoran faktur diberikan oleh DJP.

Dalam PER-24 ini kita mengenal kosa kata baru mengenai faktur pajak seperti kode aktivasi dan password.  Kode aktivasi merupakan identitas digital Wajib Pajak yang digunakan ketika mengajukan permohonan nomor seri faktur pajak.

Nomor Seri Faktur Pajak adalah nomor seri yang diberikan oleh DirektoratJenderal Pajak kepada Pengusaha KenaPajak dengan mekanisme tertentu untuk
penomoran Faktur Pajak yang
berupa kumpulan angka, huruf, ataukombinasi angka dan huruf yangditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Nomor faktur pajak yang diberikan oleh DJP akan menjadi cikal bakal pembuatan faktur pajak secara electronik (e-tax invoice). e-tax invoice ini lebih memudahkan Wajib Pajak karena tidak perlu tanda tangan. Tahun 2014, rencana nya mulai diberlakukan uji coba e-tax invoice.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: