bawa database sebelum hujan


Wajib Pajak yg melaporkan SPT Tahunan PPh Badan yang menggunakan e-SPT harus membawa flashdisc atau sejenisnya yang berisi file csv untuk diserahkan ke kantor pajak. Sebelum diterima, fiskus akan meneliti file csv dengan aplikasi viewer untuk mengecek kelengkapannya. File csv tidak bisa dibaca dengan hanya membukanya seperti double klik begitu saja. Cara membacanya dengan menggunakan aplikasi viewer.

Terkadang ada beberapa masalah, seperti:
1. Beberapa lampiran tidak bisa dibaca di viewer e-SPT. Pengalaman tahun lalu, lampiran yang tidak bisa dibuka yaitu lampiran penyusutan.
2. Ada file csv yg hanya dapat dibaca seluruhnya dengan menggunakan viewer 2009, adapula yang hanya bisa dbuka dengan viewer 2010.
3. File direname sehingga tidak bisa diload ke sistem.

Untuk menghindari terjadinya masalah seperti itu, sebaiknya Wajib Pajak membawa file database sehingga ketika ada masalah, operator consule di kantor pajak dapat mengatasinya jika memang karena masalah sistem.

File database ini secara default ada di c:/program file/DJP/eSPT Badan Rupiah 2000/database dengan nama file db17212010. Lokasi dan nama file ini bisa kita ubah jika kita menginginkannya.

Jadi, sebaiknya, file database ini dibawa ketika akan lapor SPT Tahunan PPh Badan untuk mengantisipasi hal-hal diatas. Tapi, jangan sampai lupa file csv nya karena file csv lah yg seharusnya dilaporkan.

CMIIW


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: