polisi tidur yang kurang beradab


Polisi tidur terasa berguna karena bisa memaksa begundal jalanan untuk sedikit mengurangi suara bising knalpot, mengurangi kecepatan pengendara bermotor yang menganggap bahwa semua jalanan bisa dijadikan sirkuit bahkan mempersamakan batas kecepatan pada o km/jam. Pada akhirnya kecelakaan lalu lintas menurun dan penghuni rumah yang dekat dengan jalan bisa nyenyak tidur.

Sialnya, polisi tidur itu hampir sama dengan jalan rusak, sangat tidak yaman. Lebih parah lagi, semua orang membuat polisi tidur sesuai dengan standar udel sendiri. Ada yang landai nan nyaman, ada yang seperti segi tiga dan ada yang dibuat setinggi trotoar jalan. Cukup ampuh untuk merontokkan tulang anda, bahkan mungkin membuat ibu hamil keguguran.

Polisi tidur akan menjadi nyaman jika memenuhi syarat-syarat sesuai standar menteri perhubungan yaitu tinggi maksimum 12 cm, lebar maksimum 15 cm, tingkat kemiringan 15 derajat, dicat hitam putih dengan komposisi 30 cm dan 20 cm dan meminta izin dinas perhubungan. Lebih nyaman lagi seperti polisi tidur di jalan tol, sangat landai tapi antara polisi tidur dibuat rapat cukup untuk membangunkan orang yang sedang ngantuk.

Polisi tidur tidak hanya di Indonesia, di Inggris disebut speed bump, di Belanda disebut Drempel, di Jerman disebut Bremsschwelle. Dan di semua negara, polisi tidur itu pro kontra. polisi tidur sangat efektif melawan pengendara kendaraan bermotor ugal-ugalan tetapi sangat menyakitkan bagi pengendara baik-baik. Untuk zaman sekarang, ketika teknologi semakin berkembang pesat pembuatan polisi tidur menjadi tidak cerdas dan primitif.

Di Jerman yang terkenal kecanggihan teknologinya, Paksaan untuk mengurangi kecepatan dilakukan dengan cara memasang rambu batas kecepatan, radar pengawas dan sitem tilang. Sepuluh km/jam kena denda 15 Euro. Lebih dari 70 km/jam kena 600 Euro, bahkan bisa pencabutan SIM untuk 3 bulan.

Di China, seorang nenek mempunyai cara unik, ia mengikat boneka perempuan seksi di sebuah tiang dekat rumahnya. Boneka ini lumayan efektif, beberapa pengendara memperlambat laju kendaraan karena ingin melihat boneka tersebut.

Di sebuah perumahan di Bogor, sebuah drum diletakkan di jalan dengan posisi agak zigzag. Membuat pengendara harus hati2 dan tidak bisa menginjak gas sekuatnya, kalau tidak, mobil anda akan mencium drum.

Di sebuah perumahan mewah di Jakarta, terdapat banyak rambu dan marka jalan dan beberapa petugas sekuriti yang berjaga dan seperti memelototi semua kendaraan. Lumayan membuat ngeri pengendara yang ingin memacu kecepatan tinggi.

Polisi tidur ada karena adanya beberapa oknum yang tidak beradab dalam berlalu lintas, namun membuat polisi tidur yang tidak sesuai standar kementerian perhubungan juga tidak kalah beradabnya dengan pengendara kendaraan ugal-ugalan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: