vote U


Mengapa kita begitu gegap gempita menyambut seorang calon pemimpin baru?. Seolah-olah, hidup ini hanya ditentukan oleh seorang pemimpin. Betul, pemimpin mempunyai dampak signifikan dalam arah kehidupan. Betul juga, bahwa pemimpin yang baik akan membawa kearah lebih baik.

Tapi, bukankan kita telah mengalami beberapa periode pemimpin. Dan hasilnya, ya seperti ini. Kesuksesan anda ditentukan oleh anda dan kegagalan anda juga ditentukan oleh anda sendiri. Life is your choice, not our leader.

Ketika kampanye calon pemimpin dimulai, angin surga tercium dimana-mana dan bumi yang kita pijak berubah menjadi awan putih yang membawa kita ke angkasa dalam asa yang membuncah dan harapan setinggi bintang. Angin itu begitu kencang dan wanginya seperti parfum Paris. Kita dibuai dengan kampanye yang menggebu dan rayuan si raja gombal. Billboard, selebaran bertebaran masuk ke mata kita dan menyusup perlahan dalam sel-sel otak dan menerbangkan kaki yang berpijak ke bumi.

Beberapa saat setelah pemimpin bekerja, kita baru sadar, bahwa kaki kita telah terbang terlalu jauh. Mungkin, ada perubahan tapi tidak seperti isi kampanye. Of course, pemimpin bukan Tuhan. Semua masalah tidak bisa diselesaikan dengan membalik tangan.

Kita kecewa. Beberapa tahun kemudian, kembali berhembus angin surga. Menerbangkan kita ke langit dan kemudian kembali dihempaskan ke bumi. Berulang-ulang. Berharap dan kecewa. Terus menerus. Hidup ini seolah-olah ditentukan oleh beberapa gelintir orang yang ngoyo ingin berdiri diatas kerumunan.

Betul, terkadang seorang pemimpin begitu terlalu berkuasa hingga memberi warna yang drastis dalam kehidupan dan mengisi semua sendi dan ruangnya. Ada yang menyebutnya otoriter. Dan otoriter diterima jika digunakan untuk kebaikan. Logika yang aneh. Bukankah, otoriter itu sendiri sudah tidak benar.

Namun, faktanya demikian. Andaikan ini terjadi. Berarti ada yang tidak balance. Ada hegemoni kekuasaan, entah itu militer atau politik atau hegemoni lainnya. Kita hidup diatas bumi yang sama namun dalam dunia yang berbeda dan semua dunia perlu pemimpin sendiri.

So, daripada pusing memikirkan orang lain, pilihlah diri anda untuk jadi pemimpin. Minimal menjadi pemimpin diri sendiri. Bahkan, good follower is good leader. Siapapun yang akan memimpin dan siapapun yang dipimpin, berdoalah dan berperilakulah dengan kebaikan.

Hadooooh, nulis apa ya, aku ini…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: