mencari definisi rakyat


Saat ini, banyak orang berlomba untuk menjadi pahlawan dengan sebutan pembela rakyat. Lebih hebat lagi, jika membela rakyat kecil. Nah loh, jadi ada rakyat besar ada rakyat kecil, bahkan rakyat menengah. Darimana membedakannya?, pekerjaaan, penghasilan, atau jumlah gadget yang dimiliki?. Sepertinya, kita begitu sibuk sehingga merasa tidak perlu untuk mencari definisi rakyat.

Tapi, apakah semua kata di dunia ini perlu definisi. Memaksakan definisi akan menghambat kreatifitas dan daya nalar sesorang dalam membuat tafsir, stuck. Beberapa penulis lebih senang dengan kata pengertian daripada definisi. Penulis kitab klasik ketika akan membahas sesuatu, biasanya akan didahului dengan arti sebuah kata secara bahasa dan secara istilah. Ini penting agar pembaca mempunyai bahasa yang sama antara penulis dan pembaca. Tapi zaman berubah, penulis dan pembaca mempunyai ruang kebebasan yang lebih besar.

Iseng2 saya googling, apa sih rakyat itu. Salah satunya kamusbahasaindonesia.org. Rakyat itu penduduk suatu negara, contohnya segenap rakyat Indonesia berada di belakang pemerintah, orang kebanyakan, orang biasa. Yang lebih lengkap ada di carapedia.com yang mengutip pendapat beberapa pakar tapi yang paling sahih menurut saya adalah dari kamus besar bahasa indonesia, rakyat adalah penduduk suatu negara. Nah loh, kalau penduduk berarti pegawai pemerintah juga rakyat. Anda bebas mencari definisi sendiri tentang rakyat.

Seorang teman berkata, bahwa APBN itu uang rakyat. Saya bertanya, apakah ia yang merasa rakyat pernah setor ke bank dengan pemilik rekening bernama “APBN”. Tentu tidak pernah. Tapi sebagai seorang karyawan, ia dipotong PPh dan PPh nya disetor perusahaan. Tidak hanya itu, ia juga berteriak bahwa ia membayar pajak (pajak pembangunan II) ketika makan di restoran fastfood. Oh, kalau begitu, uang APBN dan APBD itu uang pembayar pajak bukan uang rakyat. Anda pasti keberatan, karena uang APBN/D itu juga tidak 100% uang pajak karena ada juga PNBP, dividen BUMN, hibah dan utang. Nah loh, uang rakyat itu seperti apa?.

Ada juga seorang menteri yang gemar bersepeda yang mengatakan bahwa pemerintah seharusnya membuat jalan khusus untuk pengendara sepeda. Loh, apakah menteri itu bukan pemerintah?.

Ketika demo bbm sedang marak. Pihak yang menolak kenaikan premium akan disebut sebagai pembela rakyat kecil. Ketika ada photo mobil alphard yang sedang mengisi premium, pro kontra terjadi. Apakah pendemo membela rakyat kecil atau membela pemilik mobil alphard. Pemilik Alphard disebut merampas subsidi milik rakyat kecil. Namun ada juga yang bilang mengisi Alphard dengan premium merupakan tindakan legal. So, kenapa harus diperdebatkan. Jadi jika ada yang bilang bahwa menolak kenaikan bbm disebut membela rakyat, rakyat yang mana?.

Selama kemiskinan masih melilit masyarakat, kata rakyat akan menjadi komoditi unggulan politisi dan orang-orang cari muka. Biasanya masyarakat negara berkembang merindukan merindukan seorang Robinhood atau minimal hero pembela.

Kata rakyat akan hilang seiring dengan naiknya penghasilan, mungkin kita akan berbicara kelas. Kelas menengah, bawah, atas, jetset, ultra rich. Semoga saja, nanti, kita hanya bicara menengah, atas, jetset dan ultra rich. Bahkan, semoga hanya ketiga kelas terakhir.🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: