menulis saja


Anda sedang galau, tulislah kegalauan anda. Anda sedang bersedih tulislah kesedihan anda. Anda sedang mencari ide, namun sang ilham tidak datang juga, tulislah ketidakdatangannya. Anda mau menulis tapi jari sulit begerak, anda sudah menulis, kemudian membacanya lagi kemudian merasa tidak bermutu, please, jangan didelete. Biarlah ketidakmutuan tulisan terrecord, siapa tahu, suatu ketika menjadi kenangan, bahkan mungkin bisa menginspirasi, minimal untuk diri sendiri.

Tips menulis berserakan di internet, teknik menulis juga sering diikuti, namun jika tidak dipraktikan, anda akan sangat pintar seperti pengamat sepak bola tetapi tidak mampu memainkannya.

Tulisan ini tidak berguna. Tapi saya keukeuh menuangkannya. Apakah sebuah tulisan harus berguna?, apakah tulisan harus dilalaui dengan latar belakang, seperti membuat skripsi, thesis, disertasi atau karangan ilmiah lainnya. Rasanya tidak. Tulisan bisa juga imajinasi liar, hayalan ngawur, atau sebuah harapan.

Kita hidup dalam dunia dengan belantara peraturan. Termasuk juga dalam menulis. Ada kiat, teknik dan klasifikasi lainnya. Semuanya bertujuan membuat tulisan bermutu dan layak dibaca. Namun waktu bergerak sangat cepat. Ide datang dan pergi dalam sekejap. Jika bertuhankan kepada banyak aturan, tulisan anda hanya sebuah kertas kosong.

Apakah sebuah tulisan harus berbentuk subjek, predikat, objek dan keterangan atau sesuai EYD. Of course, sebaiknya ya. Tulisan tidak boleh merusak struktur bahasa. Tulisan kacau dapat menjadikan disorder, disorientasi, dan kekacauan berfikir. Tapi, apa semuanya itu harus membunuh daya kreatifitas dan menghilangkan imajinasi yang tanpa batas. Tidak, realitanya, kita hidup dalam dunia yang bergerak sangat bahkan terlalu cepat.

Anak muda sekarang, menyingkat kata dgn kata yg efisien, menyatukan kalimat panjang dg sebuah icon atau avatar. Teknologi menganggap bahwa mengetik itu terlalu lama. Menekan keyboard atau keypad itu jadul, kelamaan. Sekarang, anda hanya perlu menyentuhnya.

Nah, saya semakin tidak karuan. Namun menulis yang tidak karuan itu lebih baik daripada tidak menulis.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: