Mama, selamat jalan


Mama pergi ketika telah selesai memerdekakan kami dari dunia dengan sedikit harapan dan menghadiahkan kami, dunia penuh harapan.

Mama pergi dengan sedikit petuah namun ribuan makna yang mendalam.

“Ilmu berhenti ketika seseorang merasa sudah pintar”. Ini petuah untuk selalu haus ilmu.

“Jadilah ahli dagang, jangan jadi tukang dagang” ini petuah untuk menjadi expert. Hidup mama diisi sepenuhnya dengan dunia perdagangan. Tidak sempat lulus SMP, mama belajar langsung dari transaksi jual beli.

Mama bukan bukan ahli filsafat, bukan pula cerdik pandai yang mahir bertutur. Namun ia mahir membuat seseorang senang berbicara dengannya.

Mama, pribadi yang menyenangkan, ramah, mudah bergaul dengan siapa saja, dan optimis dalam mencapai goal.

Ya Allah, jadikanlah kami, anak-anak mama menjadi anak shaleh dan shalilhah yang semoga menjadi pahala mengalir bagi Mama.

Ya Allah, ampunilah kesalahan Mama, dan tempatkanlah mama di tempat yang mulia. Berilah Mbu, saya dan adik-adik, ketabahan dan keshabaran. Tetaplah sifat positif Mama berada dalam dada kami. Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk meneruskan cita-cita mulia Mama.

Amiin….

Mama, selamat jalan……


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: