the voices


Suara itu datang ketika aku mau tidur. Ia masuk ke telinga, menghembus pelan dalam genderang dan masuk ke sel-sel otak. Aku ingin menuliskannya tapi kelopak mataku begitu berat dan badanku sudah letih. Suara itu kadang terbawa mimpi namun lebih sering lenyap tak berbekas ketika bangun tidur.

Suara lemah masuk sekilas dan menghilang tanpa jejak. Suara keras datang berulang-ulang mengganggu memaksa untuk ditulis. Suara itu berasal dari bisikan hati, nurani, hati yang paling dalam. Kadang suara itu merupakan knowledge, pemikiran atau gagasan dan suara positif yang semestinya ditulis, kadang curahan hati, kekesalan bahkan kedengkian atau suara negatif lainnya yang tidak layak untuk difollow up.

Suara itu berbaur, positif dan negatif dan aku tidak mengenalnya secara mendalam, apakah akan menjadi berlian bernilai tinggi yang sedap dipandang atau sampah kotor yang beraroma busuk. Aku tidak punya kemampuan untuk memilahnya. Biarlah suara itu mampu terdokumentasi meski busuk yang akan menjadi pelajaran daripada harum namun tak berbekas. Bukankah manusia mempunyai indera yang sama namun perasaan yang berbeda, rambut sama hitam tapi hati siapa yang tahu.

Terkadang, huruf tersusun dari hasil sebuah skenario suara kemarin atau beberapa waktu lampau, namun sering pula keluar dari skenario dan melenceng jauh. Tidak mudah mengintegrasikan suara, syaraf, jari, dan huruf. Aku tidak peduli, biarlah huruf itu disusun sebanyak-sebanyaknya.

Tulisan tidaklah harus berasal dari prepare panjang atau sebuah pemikiran mendalam yang layak dijadikan ilmu bagi kehidupan. Tulisan tidaklah harus sebuah ilmu yang sangat bermanfaat bagi kehidupan dan ditulis para akademisi atau cerdik pandai. Ia pun selayaknya mencerminkan sisi kemanusian yang apa adanya sesuai fitrah.

Apa yang anda baca dalam sebuah tulisan, mungkin sebuah informasi yang sangat berguna, mungkin pula sebuah imajinasi anak-anak yang lucu atau sebuah hayalan orang gila. Tidak perlu bersusah payah memisahkannya. Biarlah suara yang ada di kepala itu menjadi tulisan dan alamlah yang akan menilainya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: