warung, kedai………


Ada yang menyebutnya warung, kios, kedai, cafe, outlet, dan pastinya masih banyak istilah lainnya. Semuanya bertujuan memuaskan costumer.

Di Stasiun Tanah Abang, ada Warung 354 yang menjual mie ayam, bakso dan soto mie. Disampingnya ada yang menjuak soto ayam dan tahu gejrot. Di tangahnya ada yang D’Oneng yang menjual nasi timbel ayam presto dan beberapa makanan lainnya. Kios lainnya ada yang menjual mie ayam dan bakso serta juice. Beberapa kios lainnya menjual camilan, minuman dan voucher pulsa.

Kios-kios tersebut dibuat permanen, tetapi sepertinya tidak direncanakan dalam pembuatan gedung stasion sehingga menjadi terlihat kurang indah.

Sesuai hukum ekonomi, ada gula ada semut. Ada uang ada barang. Ada demand, biasanya ada demand. Penjual barang dan jasa pun bermunculan, ada yang jual koran dengan tempat yang menetap, ada juga pedagang asongan yang menjual payung, kursi lipat, dsb.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: