bolehhhhh…….pijittttt…….


Suaranya begitu khas dan benar-benar unik. Suara tersebut menggema seperti sebuah jeritan yang menyayat hati pendengarnya. Suara tersebut menggema karena berada dalam ruang yang sangat luas dan atap yang sangat-sangat tinggi. Ruang tersebut merupakan lobi stasiun tanah abang, jika sebutan lobi terlalu keren mungkin bisa disebut ruang tunggu para penumpang kereta.

Pada sore hari ruang tersebut penuh dengan hiruk pikuk orang. Beberapa orang tergopoh-gopoh membeli karcis, berlari mengejar kereta, ada juga yang santai duduk namun jarinya sibuk dengan HP, ada yang ngobrol2 dan lainnya.

Jika anda berada di ruang ini, anda akan mendengar sebuah lenguhan panjang, tepatnya sebuah penawaran dari seorang gadis penjaga kursi pijat. Ia tidak berteriak, hanya menawarkan dengan suara yang agak keras. Sebenarnya, mba gadis ini tidak bermaksud untuk mencari perhatian berlebih, ia hanya menawarkan jasa pijit pada kursi ajaib yang bisa memijit, sama ketika kita ke Glodok, dimana pedagangnya bilang “boleh Pak…kameranya” atau di Roxy, dimana pedagangnya bilang “boleh Pak HP nya”. Hampir semua tempat jualan pedagang bilang “boleh…… Blablabla”.

Kadang, sering terpikir juga untuk merasakan nikmatnya dipijat di kursi ajaib tersebut. Saya pernah merasakan nikmatnya dipijat di kursi ajaib di Mal daerah lebak bulus, tapi tempatnya masih sepi. Tapi kalau ditempat ramai, sepertinya risih juga.
Alih-alih melangkahkan kaki menuju kursi pijat, jempol saya malah berlari kesana kemari dari satu huruf ke huruf yang lainnya di smartphone dan akhirnya jadi tulisan ini. Sebuah tulisan yang tidak penting banget. Tapi tentu lebih baik dibanding membiarkan organ tubuh saya menganggur dan membiarkan otak saya berfikir yang tidak-tidak.

Kembali suara tersebut terdengar….

“Lehhhh….. Jittttt……”

Saya ga begitu jelas mendengarnya

“Bolehhhhhh……jittttt……” Suara tersebut tidak diatur berapa menit sekali. Tapi sepertinya sekitar 3 menit sekali..

“Bolehhhhhh……pijitttttttttt…….”

Mungkin begitulah suaranya……
Suara tetsebut keluar dari gadis ini kemudia memantul tak beraturan, berputar2 diatas kepala para calon penumpang, menggema sesaat diantara ruang tunggu stasiun. Ah suara itu terdengar lagi…..

“Bolehhhhhh……pijitttttttttt…….”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: