Koodifikasi Peraturan Perpajakan


Pada waktu penyerahan Reformasi Award di hotel Borobudur tanggal 11 September 2008, Wapres Yusuf Kalla mengatakan bahwa tidak ada masalah di negeri ini yang tidak diatur oleh Kepmen dan Kep Dirjen. Mmm.., saya jadi ingat, begitu banyaknya peraturan perpajakan di Indonesia. Peraturan pelaksanaan perpajakan tersebut dibuat, tentu saja untuk dapat melaksanakan peraturan diatasnya. Karena isi pasal-pasal peraturan terakhir biasanya berbunyi “peraturan pelaksanaaanya diatur dalam peraturan dibawahnya. Kalau UU ya PP, kalau PP ya Kepmen / PMK, Kalau Kepmen / PMK ya Kep. Dirjen / Per Dirjen dan untuk memperjelas aturan tersebut bahkan dibuat SE. Peraturan pelaksanaan tersebut memudahkan para pelaksana di lapangan dalam melakukan tugasnya karena biasanya lebih rinci, namun juga terkadang menyulitkan banyak orang dalam memahami suatu aturan.

Fiskus dan WP tentu saja menginginkan peraturan perpajakan tersebut hanya ada dalam satu buku entah itu berbentuk buku tulis atau e-book sehingga meminimalkan terjadinya perbedaan penapsiran dalam memahami aturan perpajakan, bahkan kalau bisa hanya dalam satu UU dimana peraturan pelaksanaan perpajakan juga diatur dalam UU. Namun hal tersebut tentu saja tidak mudah karena biasanya UU hanya mengatur hal-hal yang prinsip. juga, biasanya, semakin tinggi level peraturan, biasanya semakin lama proses pembuatannya karena lintas instansi yang melibatkan lebih banyak orang dan kepentingan, sebaliknya semakin rendah level peraturan maka semakin cepat pembuatannya.

Praktiknya….  kita hidup dalam dunia yang bergerak dalam perubahan dengan kecepatan yang begitu tinggi. Perubahan disini bukan dalam beberapa aspek tapi dalam hampir semua aspek. Dulu aspek yang berubah biasanya aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya sering disingkat ipoleksosbud. Saat ini perubahan yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi adalah teknologi informasi.

Tantangan terbesar kita saat ini adalah kemampuan membaca perubahan yang akan terjadi dengan kemampuan membuat peraturan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: